Sertifikasi BNSP IoT dan Cyber Security Ukara: 100% Peserta Kompeten

PT Ozami Inti Sinergi

Sertifikasi BNSP IoT dan Sertifikasi BNSP Cyber Security
Sertifikasi BNSP IoT dan Sertifikasi BNSP Cyber Security

Jakarta, ozami.co.id – MySertifikasi Ukara kembali mencatatkan hasil positif dalam penyelenggaraan program Pelatihan dan Sertifikasi BNSP. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, peserta skema Perekayasaan Perangkat Internet of Things (IoT) dan Junior Cyber Security menyelesaikan tahap uji kompetensi. Hasil asesmen menunjukkan bahwa 100% peserta kompeten sesuai skema yang mereka ikuti.

Para peserta mengikuti uji kompetensi secara tatap muka di kantor PT Ozami Inti Sinergi, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi tahap akhir setelah peserta menyelesaikan rangkaian pelatihan, praktik, pengerjaan project, serta pendampingan untuk mempersiapkan bukti kompetensi.

Para profesional mengikuti program Sertifikasi BNSP IoT dan Cyber Security ini untuk meningkatkan sekaligus memvalidasi kompetensi mereka di bidang teknologi informasi.

Profesional Ikut Rangkaian Pelatihan Intensif

Sebelum mengikuti uji kompetensi, peserta terlebih dahulu menjalani rangkaian pelatihan untuk mempersiapkan pengetahuan, keterampilan, dan bukti kompetensi sesuai skema sertifikasi pilihan mereka.

Ukara menyelenggarakan pelatihan dalam empat kali pertemuan intensif melalui kombinasi pembelajaran online menggunakan Zoom dan sesi offline. Format tersebut memberikan fleksibilitas kepada para profesional agar tetap dapat mengikuti program di tengah aktivitas pekerjaan.

Selama proses pembelajaran, peserta tidak hanya mempelajari teori. Mentor Ukara mengarahkan materi pada pembelajaran praktis agar peserta memahami penerapan setiap kompetensi dalam konteks pekerjaan.

Mentor Ukara juga mendampingi peserta selama praktik dan pengembangan project. Peserta kemudian memanfaatkan hasil project tersebut sebagai bagian dari persiapan portofolio sebelum menghadapi asesmen kompetensi.

Sertifikasi BNSP IoT di Jakarta
Sertifikasi BNSP IoT di Jakarta

 

Kompetensi Perekayasaan Perangkat Internet of Things (IoT)

Skema Perekayasaan Perangkat Internet of Things (IoT) mengacu pada SKKNI No. 300 Tahun 2020. Melalui skema ini, peserta mempelajari berbagai kompetensi yang berkaitan dengan pengembangan, implementasi, hingga keamanan perangkat IoT.

Beberapa kompetensi yang peserta pelajari antara lain:

  • Mengintegrasikan hardware dan firmware pada perangkat IoT.
  • Menguji dan menggelar aplikasi IoT berbasis web maupun mobile.
  • Menerapkan perimeter keamanan serta patch keamanan pada perangkat IoT.
  • Melakukan instalasi firmware pada perangkat melalui metode Over The Air (OTA).

Peserta juga mempelajari keterampilan teknis untuk mendukung kompetensi tersebut. Materinya mencakup dasar pemrograman Python dan C++, penggunaan mikrokontroler seperti ESP dan Arduino, serta dasar komunikasi jaringan menggunakan teknologi WiFi, MQTT, dan HTTP.

Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep Internet of Things. Mereka juga memperoleh pengalaman praktik dalam membangun dan mengelola perangkat IoT.

Sertifikasi BNSP Cyber Security di Jakarta
Sertifikasi BNSP Cyber Security di Jakarta

Kompetensi Junior Cyber Security

Selain IoT, program Sertifikasi BNSP IoT dan Cyber Security ini juga menghadirkan skema Junior Cyber Security yang mengacu pada SKKNI No. 55 Tahun 2015.

Skema ini berfokus pada kompetensi dasar untuk membantu menjaga keamanan sistem dan informasi dalam lingkungan digital. Peserta mempelajari sejumlah kompetensi, antara lain:

  • Menerapkan prinsip dan ketentuan perlindungan informasi.
  • Memahami keamanan informasi dalam penggunaan jaringan internet dan transaksi elektronik.
  • Melaksanakan kebijakan keamanan serta pengelolaan log sistem informasi.
  • Menerapkan kontrol akses berdasarkan konsep dan metodologi keamanan yang berlaku.

Peserta juga melakukan praktik menggunakan berbagai teknologi dan tools yang relevan. Mereka mempelajari dasar jaringan komputer, basic Linux command, Virtual Machine, Kali Linux, dan Burp Suite.

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai penerapan keamanan informasi serta berbagai tantangan yang mungkin mereka temui dalam lingkungan kerja.

Dari Pelatihan dan Project hingga Asesmen Kompetensi

Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan, peserta memasuki tahap persiapan asesmen. Pada tahap ini, peserta menyiapkan bukti kompetensi yang relevan dengan skema sertifikasi masing-masing.

Selama proses pelatihan bersama Ukara, peserta mengembangkan project dan portofolio untuk menunjukkan kompetensi yang mereka miliki. Peserta kemudian membawa bukti kompetensi tersebut dalam proses asesmen.

Pada 18 Agustus 2026, peserta mengikuti proses asesmen secara tatap muka. Asesor kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP melakukan asesmen sesuai ketentuan dan skema sertifikasi yang peserta ikuti.

Dalam program ini, Ukara mempersiapkan peserta melalui pelatihan, praktik, pengerjaan project, persiapan portofolio, serta pendampingan sebelum asesmen.

Dengan proses tersebut, peserta menghadapi asesmen dengan persiapan yang lebih terstruktur. Mereka telah mempelajari kompetensi sesuai skema sekaligus mempersiapkan bukti untuk mendukung proses asesmen.

100% Peserta Dinyatakan Kompeten

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen, 100% peserta berhasil memperoleh hasil kompeten sesuai skema yang mereka ikuti.

Pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan peserta setelah mengikuti pelatihan, praktik, pengerjaan project, persiapan portofolio, hingga uji kompetensi.

Ukara juga menyediakan berbagai fasilitas pembelajaran untuk mendukung proses persiapan peserta. Selain pendampingan mentor, peserta memperoleh modul, rekaman sesi pelatihan, serta fasilitas pendukung lainnya agar proses belajar berjalan lebih terstruktur.

Bagi peserta profesional, program ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir sertifikasi. Melalui rangkaian pelatihan, mereka juga dapat memperbarui pengetahuan, mempraktikkan keterampilan, serta mengidentifikasi kompetensi yang masih perlu mereka kembangkan.

Mengapa Sertifikasi BNSP Penting bagi Profesional?

Memiliki keterampilan saja terkadang belum cukup. Dalam dunia profesional, seseorang juga membutuhkan cara yang kredibel untuk menunjukkan kompetensinya berdasarkan standar yang berlaku.

Sertifikasi BNSP menjadi salah satu bentuk pengakuan kompetensi yang dapat membantu profesional memperkuat profil karier.

Hal tersebut semakin relevan pada bidang teknologi yang berkembang cepat seperti Internet of Things dan Cyber Security. Perubahan teknologi menuntut profesional untuk terus memperbarui kemampuan sekaligus memiliki bukti kompetensi yang dapat mereka tunjukkan kepada perusahaan maupun stakeholder lainnya.

Perusahaan juga dapat menjadikan sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari strategi pengembangan SDM. Melalui sertifikasi, perusahaan dapat mendukung tenaga kerja agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan dan standar industri.

Validasi Kompetensi Anda Bersama Ukara

Ukara melalui PT Ozami Inti Sinergi menghadirkan program pelatihan dan pendampingan Sertifikasi BNSP untuk membantu profesional mempersiapkan diri menghadapi proses asesmen kompetensi.

Program ini tidak berhenti pada penyampaian materi. Ukara mendampingi peserta melalui rangkaian pembelajaran, praktik, pengerjaan project dan portofolio, hingga persiapan menghadapi asesmen sesuai skema sertifikasi pilihan peserta.

Selain Perekayasaan Perangkat IoT dan Junior Cyber Security, Ukara menghadirkan berbagai pilihan program sertifikasi kompetensi lainnya di bidang teknologi, data, dan Artificial Intelligence. Profesional maupun perusahaan dapat memilih program sesuai kebutuhan pengembangan kompetensi.

Sudah memiliki skill dan pengalaman di bidang Anda?

Saatnya memiliki bukti kompetensi yang dapat memperkuat profil profesional Anda. Kunjungi ukara.co.id untuk melihat pilihan program Pelatihan dan Sertifikasi BNSP serta jadwal batch berikutnya.

Baca Juga

Bagikan:

Tags